Chavaty Asal Jepang Ramaikan Ragam Minuman Tea Latte di Jakarta

Chavaty Asal Jepang Ramaikan Ragam Minuman Tea Latte di Jakarta

Description

Dilansir dari Liputan6.com, minuman manis menjadi pilihan banyak orang untuk dinikmati sesudah makan siang atau makan malam. Terkadang beragam jenis minuman seru dan kekinian menjadi teman yang diburu untuk dinikmati bersama sahabat di akhir pekan. Salah satunya adalah latte yang identik dengan kopi. Namun di Jepang yang cukup terkenal dengan sajian latte dari teh.

Chavaty menjadi merek tea latte yang cukup terkenal di Omotesando, Jepang. Chavaty sendiri memberikan sajian teh untuk dinikmati dengan cara yang menyenangkan. Mulai dari tea latte, soft cream, hingga snow shake.

Setelah cukup sukses dan terkenal di Jepang, kini Chavaty dibawa ke Indonesia untuk diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia soal menikmati teh dengan cara yang berbeda.

“Teh menjadi turun temurun karena Cha bermula dari sisi timur lalu dibawa ke Barat yang diberi nama Tea. Chavaty ingin membuat teh dengan tingkat dedikasi tinggi layaknya orang Jepang dengan memberikan rasa teh asli yang menyenangkan,” ujar Tamae Ogasarawa selaku brand manager dari Chavaty Indonesia.

Tea latte ini berbeda dengan milktea. Milktea hanya mencampur bubuk teh dengan susu. Namun tea latte ini dibuat dengan merebus daun teh untuk mendapatkan ekstrak tehnya. Setelah itu baru dicampur dengan susu dan direbus bersama.

Selain tea latte, Chavaty juga terkenal dengan scone panggangnya di Jepang. Scone panggang ini cukup nikmat dengan olesan melted butter dan saus kacang gula merah.

Untuk menikmati rasa teh yanng berbeda dari Chavaty di Jakarta, Anda bisa berkunjung ke Plaza Indonesia lantai 5, tepat di samping Lumine Department Store. Di sini tersedia menu yang hanya disajikan untuk masyarakat Indonesia. Seperti Ceylon Tea yang terkenal dari Sri Lanka, Snow Shake, Tiramisu, dan Tea Jelly Latte.

Sebagai rekomendasi, Anda bisa mencicipi tea latte dengan varian houjicha. Tea latte ini memiliki rasa pahit dan manis yang cukup seimbang. Sehingga ketika dinikmati tidak menimbulkan rasa yang berlebihan.

Jika suka dengan rasa pahit, tidak salahnya jika mencicipi snow cream dengan varian houjicha. Es krim lembut ini dibuat dari irisan daun teh hijau panggang yang diolah menjadi es krim dalam mesin. Sehingga akan muncul rasa pahit dan tekstur daun pada es krim ini.

 

Other Post

ASEAN SEDP 3.0

We was honored to be invited as an investor to the ASEAN Social Enterprise Development Programme 3.0 (ASEAN SEDP 3.0) business matchmaking, organized by the

Read More »

INSPIRA 2024 by Kemenperin

We recently had the privilege of attending the Ministry of Industry’s (Kemenperin) event focused on connecting investors with SMEs. It was an inspiring experience to

Read More »

Share

id_ID
Berbekal semangat, Alma mulai menekuni bidang Digital Marketing sejak 3 tahun lalu. Alma memiliki ketertarikan di bidang Digital Marketing mulai dari pembuatan konten, reporting, dan pembuatan desain. Selain menekuni Digital Marketing, Alma merupakan lulusan Universitas Indonesia program studi Jepang dan sudah memiliki sertifikat N2 – Japanese Language Proviciency Test.

Dengan lebih dari 8 tahun di bidang Event Organizer, Nadira sudah menyelesaikan berbagai macam proyek. Nadira menyelesaikan studi Event Management di Politeknik Negeri Jakarta pada tahun 2016 dan mulai berkarir di bidang event organizer. Berbagai macam proyek yang berhasil dikerjakan oleh Nadira diantaranya berasal dari bidang; Wedding & Event, Travel, dan F&B. Sebelum bekerja di Adesco, Nadira pernah bekerja di Pacto Tour & Travel Jakarta.

Setelah menyelesaikan studi dari Institut Bisnis & Informatika di daerah Jakarta Selatan, Rizal melanjutkan semangatnya untuk masuk ke dalam dunia F&B. Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di bidang F&B, Rizal sudah berpengalaman sebagai akuntan di bidangnya. Tidak hanya berpengalaman sebagai seorang akuntan, Rizal juga memiliki pengalaman bekerja sebagai F&B Services di hotel Mercure Indonesia.

Sebagai seseorang yang sudah lama berkecimpung di dunia F&B, Tredy memiliki banyak koneksi kepada vendor yang dapat membantu menurunkan ongkos produksi. Setelah menyelesaikan studi di Universitas di Jakarta Barat, Tredy memulai karir di bidang Purchasing dan sudah berjalan lebih dari 9 tahun. Sebelum bekerja di Adesco Group, Tredy pernah bekerja sebagai Purchasing di Papparich.

Dengan berlatar belakang ilmu akutansi dan perpajakan yang kuat, Danny sudah bekerja selama 12 tahun di bidang F&B sebagai akuntan. Danny menyelesaikan studi Akutansi di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta dan sudah mendapatkan pelatihan Brevet Perpajakan serta Perbankan Syariah.

Sebagai seseorang yang bersemangat dalam bidang F&B, Allan sudah bekerja di bidang F&B selama lebih dari 9 tahun. Setelah lulus kuliah dengan status cum laude, Allan pernah bekerja di RCTI/MNC Group. Kedisiplinan, ilmu, dan pengalaman yang Allan dapatkan saat bekerja di salah satu stasiun TV terbesar di Indonesia diterapkan oleh Allan di Adesco Group.

Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.