Riset Pasar dan Pembuatan Rencana Bisnis Dalam Merintis Usaha FnB

Pentingnya Riset Pasar

Description

Dikutip dari fhafnb.com, usaha FnB merupakan salah satu jenis usaha yang selalu berkembang. Banyak orang yang tergiur untuk mulai merintis usaha FnB namun tidak tahu harus mulai darimana. Kurangnya perencanaan saat awal merintis usaha dapat mengakibatkan timbulnya salah langkah saat mengambil keputusan. Kami memahami apa yang diinginkan para calon wirausahawan saat mereka memulai usaha FnB. Salah satu persiapan penting yang wajib dilakukan adalah riset pasar dan juga pembuatan rencana bisnis. Anda dapat mencari tahu lebih lanjut mengenai riset pasar dan pembuatan rencana bisnis pada artikel ini.

Melakukan Studi Pasar dan Memvalidasi Ide

Melakukan Studi Pasar dan Memvalidasi Ide
Ilustrasi Melakukan Studi Pasar dan Memvalidasi Ide

 

Sangat penting untuk mengetahui tentang pasar sebelum terjun langsung kedalamnya. Melakukan riset pasar tidak hanya memberi tahu Anda di mana seperti apa kondisi di lapangan, tetapi juga membantu Anda mengetahui apakah produk kuliner Anda memiliki keunikan tersendiri dan memiliki daya jual.

Apakah konsep Anda cukup unik untuk membedakannya dari persaingan adalah pertanyaan terpenting yang harus Anda tanyakan pada diri sendiri. Saat melakukan riset pasar untuk bisnis, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

Target Pasar

Cari tahu demografi audiens untuk mengetahui siapa yang mungkin membeli makanan Anda. Memahami demografi mereka, termasuk usia, jenis kelamin, lokasi, pendapatan, preferensi, dan kebiasaan. Lihat apa yang mereka sukai, apa yang mereka benci, dan berapa banyak yang mereka bisa bayar untuk makanan.

Tren Makanan Lokal

Tetap cari informasi tentang tren makanan terbaru di daerah Anda. Mengetahui apa yang sedang populer dapat memberi Anda wawasan tentang hidangan apa yang dapat dinikmati pelanggan Anda.

Pesaing

Pertimbangkan pesaing Anda secara langsung dan tidak langsung. Lihat menu, harga, tempat, dan layanan pelanggan di restoran atau bisnis makanan mereka. Untuk menemukan peluang, identifikasi SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat) dari setiap brand pesaing Anda.

USP (Unique Selling Point)

Cari tahu apa yang membuat bisnis makanan Anda unik. Hal ini bisa berupa hidangan khusus, tema tertentu, suasana, atau bahkan komitmen Anda terhadap petani dan bahan lokal.

Lokasi

Teliti lokasi yang akan Anda jadikan tempat usaha FnB Anda beroperasi. Analisis lalu lintas pejalan kaki, bisnis di sekitar, dan lingkungan sekitar. Apakah ada permintaan untuk produk makanan Anda, atau apakah sebaiknya usaha FnB hanya menerima pesanan online saja terlebih dahulu?

Supplier Makanan

Untuk memastikan pasokan bahan-bahan berkualitas tinggi dan segar, pelajari keberadaan dan poin plus serta minus dari setiap supplier makanan yang berhubungan dengan lini usaha FnB Anda.

Peraturan dan Perizinan

Pastikan Anda memahami peraturan dan hukum yang terkait dengan memulai bisnis makanan di wilayah Anda, seperti mendapatkan izin berjualan dan mematuhi pedoman keamanan makanan yang berlaku.

Harga dan Profitabilitas

Hitung profitabilitas Anda dengan mengetahui harga rata-rata untuk toko makanan serupa di wilayah Anda. Setiap wilayah memiliki perbedaan harga jual, maka dari itu sangat penting untuk melakukan perhitungan profitabilitas sebelum memulai usaha.

Pengaruh Event Tertentu

Lihat bagaimana event musiman dan lokal dapat memengaruhi bisnis makanan Anda. Beberapa masakan atau hidangan mungkin menjadi lebih populer pada suatu event, begitupun sebaliknya. Bisa juga Anda mempersiapkan hidangan atau menu khusus yang dapat Anda keluarkan pada jangka waktu tertentu tertentu.

Jangan lupa bahwa kesuksesan bisnis makanan Anda akan bergantung pada riset pasar yang menyeluruh. Luangkan waktu untuk mematangkan gagasan bisnis Anda sehingga riset ini dapat membantu Anda untuk lebih menonjol di pasar yang kompetitif.

Membuat Rencana Bisnis

Membuat Rencana Bisnis
Ilustrasi Membuat Rencana Bisnis

 

Saat Anda mengetahui bahwa bisnis makanan Anda memiliki pasar, sekarang saatnya untuk membuat rencana bisnis yang matang.

Rencana bisnis yang baik mencakup misi, visi, tujuan, dan strategi untuk menghasilkan uang. Peta jalan ini, seperti rencana bisnis lainnya, juga didasarkan pada 4C:

Customer (Pelanggan)

Identifikasi demografi pelanggan Anda, karena pelanggan Anda lah yang akan membeli dan mengonsumsi barang dan jasa makanan Anda.

Bisnis makanan bergantung pada pelanggannya. Memahami kebutuhan, preferensi, dan perilaku pelanggan sangatlah penting untuk menunjang keberhasilan bisnis.

Consumer (Konsumen)

Individu yang benar-benar mengonsumsi dan menikmati produk atau layanan makanan disebut konsumen.

Dalam beberapa situasi, customer dan consumer mungkin dapat dianggap sama, tetapi dalam beberapa kasus, mereka dapat dianggap berbeda. Misalnya, orang tua yang membelikan makanan untuk anaknya adalah customer, sedangkan anak yang memakannya adalah consumer.

Channel (Saluran)

Dalam rencana bisnis FnB, channel atau “saluran” mengacu pada saluran distribusi atau penjualan yang membawa produk makanan kepada konsumen. Saluran ini dapat mencakup lokasi fisik seperti restoran, truk makanan, toko bahan makanan, dan aplikasi atau situs web pengiriman makanan.

Context (Konteks)

Hal ini mencakup kepada cakupan yang lebih luas, yaitu cakupan perusahaan Anda beroperasi. Anda harus mempertimbangkan hal-hal seperti kemajuan teknologi, aspek budaya dan masyarakat, keadaan ekonomi, serta peraturan dan hukum yang berlaku di wilayah operasi perusahaan Anda.

Rencana bisnis dapat membantu Anda untuk membuat keputusan yang tepat dan menghindari hambatan yang dapat terjadi kapan saja. Pastikan juga untuk memikirkan mengenai nama, logo, seragam karyawan, dekorasi, dan juga tata letak restoran Anda.

Kesimpulan

Usaha FnB yang berkembang pesat menarik banyak calon wirausahawan, tetapi kurangnya perencanaan awal dapat menyebabkan kesalahan fatal dalam berwirausaha. Dengan mempelajari riset pasar dan mendalami rencana bisnis yang matang, presentase keberhasilan usaha kuliner akan semakin meningkat.

Apabila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai pentingnya riset pasar dan pembuatan rencana bisnis dalam merintis usaha FnB, jangan ragu untuk mengirimkan pesan dan pertanyaan Anda kepada Adesco Group.

Other Post

ASEAN SEDP 3.0

We was honored to be invited as an investor to the ASEAN Social Enterprise Development Programme 3.0 (ASEAN SEDP 3.0) business matchmaking, organized by the

Read More »

INSPIRA 2024 by Kemenperin

We recently had the privilege of attending the Ministry of Industry’s (Kemenperin) event focused on connecting investors with SMEs. It was an inspiring experience to

Read More »

Share

id_ID
Berbekal semangat, Alma mulai menekuni bidang Digital Marketing sejak 3 tahun lalu. Alma memiliki ketertarikan di bidang Digital Marketing mulai dari pembuatan konten, reporting, dan pembuatan desain. Selain menekuni Digital Marketing, Alma merupakan lulusan Universitas Indonesia program studi Jepang dan sudah memiliki sertifikat N2 – Japanese Language Proviciency Test.

Dengan lebih dari 8 tahun di bidang Event Organizer, Nadira sudah menyelesaikan berbagai macam proyek. Nadira menyelesaikan studi Event Management di Politeknik Negeri Jakarta pada tahun 2016 dan mulai berkarir di bidang event organizer. Berbagai macam proyek yang berhasil dikerjakan oleh Nadira diantaranya berasal dari bidang; Wedding & Event, Travel, dan F&B. Sebelum bekerja di Adesco, Nadira pernah bekerja di Pacto Tour & Travel Jakarta.

Setelah menyelesaikan studi dari Institut Bisnis & Informatika di daerah Jakarta Selatan, Rizal melanjutkan semangatnya untuk masuk ke dalam dunia F&B. Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di bidang F&B, Rizal sudah berpengalaman sebagai akuntan di bidangnya. Tidak hanya berpengalaman sebagai seorang akuntan, Rizal juga memiliki pengalaman bekerja sebagai F&B Services di hotel Mercure Indonesia.

Sebagai seseorang yang sudah lama berkecimpung di dunia F&B, Tredy memiliki banyak koneksi kepada vendor yang dapat membantu menurunkan ongkos produksi. Setelah menyelesaikan studi di Universitas di Jakarta Barat, Tredy memulai karir di bidang Purchasing dan sudah berjalan lebih dari 9 tahun. Sebelum bekerja di Adesco Group, Tredy pernah bekerja sebagai Purchasing di Papparich.

Dengan berlatar belakang ilmu akutansi dan perpajakan yang kuat, Danny sudah bekerja selama 12 tahun di bidang F&B sebagai akuntan. Danny menyelesaikan studi Akutansi di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta dan sudah mendapatkan pelatihan Brevet Perpajakan serta Perbankan Syariah.

Sebagai seseorang yang bersemangat dalam bidang F&B, Allan sudah bekerja di bidang F&B selama lebih dari 9 tahun. Setelah lulus kuliah dengan status cum laude, Allan pernah bekerja di RCTI/MNC Group. Kedisiplinan, ilmu, dan pengalaman yang Allan dapatkan saat bekerja di salah satu stasiun TV terbesar di Indonesia diterapkan oleh Allan di Adesco Group.

Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.